Showing posts with label Memulai Bisnis Baru. Show all posts
Showing posts with label Memulai Bisnis Baru. Show all posts

Thursday, March 24, 2016

10 Kiat Sukses Membuka Usaha Baru

Ada sebuah idiom terkenal dikalangan para pengusaha yakni; “Lebih baik menjadi kepala semut yang kecil, daripada menjadi ekor gajah yang besar.” Maksud dari kalimat itu tentu saja adalah bahwa lebih baik mempunyai usaha sendiri meski masih kecil-kecilan daripada menghabiskan waktu menjadi karyawan di perusahaan besar. Ungkapan ini tak salah, dan itu yang menjadi motivasi bagi beberapa karyawan yang memilih resign dari tempatnya bekerja untuk mulai membuka usahanya sendiri.

Tapi, tentu membuka usaha sendiri dengan tanpa persiapan yang matang juga bukanlah langkah yang bijak. Alih-alih usaha Anda menjadi berkembang dan besar, malah bisa jadi aset Anda yang sekian tahun dikumpulkan akan ludes tak bersisa. Bahkan, bisa saja membuka usaha tanpa perhitungan matang hanya akan menenggelamkan Anda dalam jeratan hutang. 

Nah, untuk itu, Kunci Finansial akan sedikit berbagi kiat untuk memulai usaha baru dan menjadi sukses kedepannya. Inilah 10 kiat memulai usaha baru agar usaha Anda menjadi berkembang dan sukses. 

1. Realistis dalam membuat bussines plan. Adakalanya, karena terlalu bersemangat dan menggebu-gebu untuk membuka usaha baru, para pengusaha pemula seringkali membuat rancang denah bisnis yang terlalu bombastis. Coba cari referensi contoh sukses dari model bisnis yang akan Anda bangun, kemudian pelajari secara seksama.

2. Jangan investasikan semua uang Anda untuk membangun bisnis baru. Bisnis baru, sehebat apapun itu konsepnya, tentu punya resiko yang besar. Untuk itu, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.   

3. Jadilah karyawan yang ulet untuk perusahaan Anda sendiri. Ya, Anda harus bekerja sangat keras untuk membangun usaha baru. Lupakan dulu soal gaji lembur, keuntungan pribadi, dan lain-lainnya. Fokuslah pada kemajuan usaha baru Anda. Kenapa Anda harus menjadi karyawan yang ulet untuk perusahaan Anda sendiri, adalah karena pada awalnya Anda tidak akan mampu menggaji karyawan bagus dan kompeten diawal Anda merintis usaha.  Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.  

4.  Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

5. Jangan sia-siakan waktu. Anda harus benar-benar menghargai waktu Anda. Beri nilai yang menurut Anda paling layak untuk waktu yang Anda punya. Masalah pengusaha baru seringkali tak bisa menghargai waktu. Melihat usahanya mulai sedikit membaik biasanya pengusaha baru ini akan menjelma seperti bos yang hobi sekali berleha-leha dan nongkrong sana-sini bersama teman-temannya. 

6. Jual kelebihan produk Anda ke konsumen, jangan jual harga produknya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik. 

7. Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

8. Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

9. Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

10. Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.

Wednesday, June 12, 2013

Kiat-kiat Untuk Memulai Dan Mengembangkan Usaha

Beberapa yang perlu diperhatikan dan harus dipertimbangkan dalam memulai dan menjalankan usaha, dan dibawah ini ada beberapa kiat-kiat yang perlu perhatian diantaranya sebagai berikut;

a. Start With a Dream
Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started : Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata "tidak bisa" ataupun "tidak mungkin".

b. Love The Products Or Services
Cintailah Produk Anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa-masa sulit. Enthusiastism and Persistence : Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.

c. Learn The Basics Of Business
Pelajarilah fundamental business. Beyond The “Buy Low, Sell High, Pay Late, Collect Early”: Tidak akan ada sukses tanpa ada sebuah pengetahuan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, carilah Guru yang baik.

d. Willing To Take Caculated Risks
Ambillah resiko. The Gaint that u will be able to achieve is directly proportional to the risk taken : Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik-baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan "entrepreneur" dengan "manager". Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan akan mengatur perusahaan yang telah maju.

e. Seek Advice, But Follow Your Belief
Carilah nasehat dari pakarnya, tapi ikuti kata-kata kita. Consult Consultants, ask the experts, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan indera ke enam-nya. Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangkan usaha pada fase itu.

f. Work Hard, 7 Day a Week, 18 Hours a Day
Kerja keras. Etos kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bussinessnya. Melamunkan dan memimpikan kerjanya.

g. Make Friend As Much As Possible
Bertemanlah sebanyak-banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

h. Deal With Failures
Hadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidak "mematikan". Setiap usaha selalu akan mempunyai resiko kegagalan dan bila mana itu sampai terjadi, bersiaplah dan hadapilah!

i. Just Do It, Now!!!
Lakukanlah sekarang juga. Bila anda telah siap, lakukanlah sekarang juga.

Selain kiat-kiat untuk memulai usaha yang disebutkan diatas perlu juga kita perhatikan beberapa tips dan kiat dalam pengembangan usaha.

1. Tips Membuat Catatan Keuangan
Catatan keuangan bisa dibilang merupakan barang langka dalam usaha makanan dan minuman skala kecil dan kaki lima. Hal ini menyebabkan sebagian besar pedagang tidak mengetahui dengan pasti jumlah modal yang dikeluarkan dan keuntungan yang diperolehnya. Setiap usaha, sekecil apapun skalanya, harus memiliki catatan keuangan, walaupun dalam bentuk berupa catatan sederhana yang berisi catatan debit dan kredit (uang masuk dan uang keluar). Selain dapat mengetahui secara pasti modal yang sudah dikeluarkan, ia juga bisa mengetahui aliran dana operasional dan keuntungan bersih melalui catatan ini.

Keuntungan lain dari memiliki catatan keuangan adalah dapat mengetahui dengan jelas, mana pemasukan yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari atau untuk ditabung, dan pemasukan yang harus diputar kembali untuk pengembangan usaha. Catatan keuangan juga berguna pada saat kita ingin mengajukan pinjaman usaha ke bank. Catatan ini bisa dijadikan bukti bahwa anda telah benar-benar membuka dan menjalankan usaha. Pihak bank akan menilai dan mempertimbangkan layak atau tidaknya usaha anda untuk mendapatkan kucuran dana segar, salah satunya adalah dengan melihat catatan keuangan.

2. Tips Menentukan Harga Jual
Pastikan harga jual produk kuliner bisa bersaing dengan usaha-usaha kuliner lainnya. Hampir semua usaha makanan dan minuman skala kecil dan kaki lima memiliki banyak pesaing. Harga menjadi salah satu faktor penting ditengah persaingan usaha yang ketat. Jika bisa mematok harga sedikit lebih rendah dengan tetap mempertahankan kualitas produk, konsumen pun akan berdatangan secara otomatis dan lebih memilih membeli produk anda dibanding produk lain. 

Kesalahan yang sering kali dilakukan sebagian besar pengusaha kuliner skala kecil adalah tidak mencantumkan harga dalam daftar menunya. Sebaiknya hal seperi itu dapat dihindari. Selain dapat membuat pembeli bertanya-tanya, kondisi ini juga bisa membuat calon pembeli mengurungkan niatnya untuk membeli. Tidak mencantumkan harga di daftar menu juga dapat menimbulkan kekecewaan kepada konsumen, saat harga yang diberikan ternyata jauh lebih mahal dari perkiraan mereka.

Harga jual makanan dan minuman dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sederhana yaitu:
  • Harga jual = harga pokok produksi + keuntungan yang diinginkan
  • Harga pokok produksi = biaya operasional yang dikeluarkan per periode dibagi jumlah produk yang dapat dijual per periode.


3. Kiat Pengembangan Usaha
Keuntungan usaha jangan dihabiskan semuanya untuk keperluan pribadi. Sisihkan sebagiannya sebagai dana cadangan, misalnya untuk mengganti perlengkapan usaha yang sudah rusak dan untuk mengembangkan usaha. Tak dapat dipungkiri bahwa salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah usaha makanan dan minuman adalah ketika usaha tersebut dapat berkembang menjadi semakin besar. Indikasinya adalah dengan bertambahnya jumlah karyawan, tempat usaha yang semakin besar dan bisa menampung lebih banyak pembeli atau cabang usaha yang terus bertambah. 

Niat untuk mengembangkan usaha tidak bisa dilakukan begitu saja atau secara sembrono. Semua harus diperhitungkan dengan seksama agar nantinya tidak berujung kegagalan besar. Misalnya, ketika ingin membuka cabang usaha, anda harus benar-benar memperhitungkan berbagai aspek penunjangnya. Buatlah daftar pertanyaan yang bisa menunjukan layak tidaknya cabang usaha ini dibuka.

Contohnya, apakah tempat usaha yang dipilih sudah cukup strategis, apakah nanti pengelolaannya bisa dijalankan dengan baik, apakah di lokasi pilihan tempat usaha terdapat pasar target yang diinginkan, atau apakah modal untuk membuka cabang sudah cukup. Jika semua daftar pertanyaan ini bisa dijawab positif, maka cabang usaha pun bisa didirikan.

4. Kiat Meningkatkan Keuntungan Usaha
Ada beberapa cara untuk bisa meningkatkan keuntungan usaha. Berikut adalah beberapa diantaranya.

a. Memiliki menu andalan, tetapi selalu mencari inovasi menu baru.
Biasanya, sebuah usaha kuliner dikenal karena memiliki menu andalan. Menu andalan inilah yang membuat para pelanggan datang dan datang lagi untuk membeli. Namun, memiliki menu andalan saja tidaklah cukup untuk menambah keuntungan. Anda juga membutuhkan menu-menu baru yang inovatif. Pada perkembangannya, menu-menu baru ini bisa menjadi primadona baru usaha anda dan mendatangkan lebih banyak lagi pelanggan. Dampaknya, tentu saja keuntungan usaha akan terus meningkat.

b. Pelayanan yang memuaskan
Meskipun hanya berskala kecil, usaha kuliner anda harus dijalankan secara profesional. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggan yang datang. Jangan sampai membiarkan pembeli menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pesanannya, bahkan ketika usaha sedang ramai sekalipun. Oleh karena itu, anda membutuhkankan karyawan yang cekatan yang bisa melayani pembeli dengan baik. Dan jika pembeli puas, ia akan menjadi pelanggan setia, sehingga dapat meningkatkan keuntungan usaha.

c. Selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat usaha
Kebersihan sangatlah penting bagi usaha makanan dan minuman. Yang dimaksud kebersihan disini meliputi kebersihan tempat dan perlengkapan usaha serta kebersihan menu makanan dan minuman yang ditawarkan. Tidak hanya itu, kebersihan dan kerapian pelayan dan penjual haruslah diperhatikan, sehingga pembeli pun nyaman untuk memberli produk anda.

d. Selalu bekerja keras dan tetap kreatif
Mimpi untuk memiliki usaha kuliner yang maju pesat hanya dapat diwujudkan jika anda mau terus bekerja keras. Tetapi, kerja keras saja ternyata tidaklah cukup, kreativitas harus terus di gali untuk menciptakan inovasi-inovasi baru, baik dalam hal menu yang dibuat maupun dari segi pengembangan usaha. 

Akhirnya, ketika anda sudah bekerja secara maksimal, biarkanlah keuntungan dan kesuksesan itu mendatangi anda...

Ketidak-berhasilan yang dilewati saat melakukan apapun 
Hanyalah proses untuk mencapai keberhasilan 
Didalam setiap cerita sukses,
Anda akan menemukan seseorang
Yang membuat keputusan berani
(Peter F. Drucker)


Materi ini dihimpun dari buku: Kumpulan Bahan Bacaan Pelatihan UPK Tahun 4, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan

Thursday, August 30, 2012

Langkah-langkah Sebelum Berinvestasi Emas

Emas sebagai barang investasi memang lazim digunakan di Indonesia. Disamping karena memang sudah menjadi tradisi yang biasa dilakukan oleh orang tua, juga karena emas diyakini sebagai barang yang jarang sekali mengalami penurunan harga, kebal terhadap inflasi dan tentunya harga emas cenderung naik tiap tahunnya. Tapi benarkah? Kalau sekedar untuk tabungan tanpa memikirkan keuntungan yang besar barangkali langkah ini cukup masuk akal. Tapi, jika menyimpan emas dimaksudkan untuk sarana investasi, agar mendapat keuntungan maksimal tentu harus dilakukan langkah-langkah yang tepat agar kita bias mendapatkan keuntungan dari investasi kita tersebut. Dan inilah beberapa langkah penting yang harus diperhatikan sebelum Anda berinvestasi dalam bentuk barang emas.
  1. Emas adalah jenis investasi jangka panjang, apalagi jika emas yang Anda simpan sudah dalam bentuk perhiasan. Karena emas dalam bentuk perhiasan harganya sudah termasuk ongkos pembuatan ketika emas tersebut diolah menjadi perhiasan. Dan biasanya, ketika Anda menjual perhiasan tersebut, pihak pembeli dalam hal ini toko perhiasan biasanya hanya akan membayar harga emasnya saja dan tidak untuk ongkos pembuatannya.
  2. Investasi emas yang paling baik adalah investasi untuk emas yang masih batangan (belum diolah menjadi perhiasan). Dewasa ini berat emas batangan sudah sangat bervariasi, mulai dari hanya memiliki berat beberapa gram saja hingga yang mencapai berat satuan kilogram. Dan keuntungan menyimpan emas batangan ini adalah, berbeda dengan emas dalam bentuk perhiasan yang meminta biaya untuk proses pemuatannya, maka emas batangan tidak.
  3. Tapi jika Anda lebih menyukai jenis emas dalam bentuk perhiasan, yang sewaktu-waktu bias Anda pakai atau sekedar jadi koleksi yang bias dipandang, maka belilah emas kuning yang berkadar 24 karat dan jtanpa mahkota berlian, karena jenis perhiasan inilah yang paling dihargai tinggi oleh toko emas.
  4. Alternatif lain yang bisa Anda simpan untuk investasi adalah koin emas ONH. Jenis emas ini biasanya sangat diminati oleh mereka yang ingin atau berniat untuk melakukan ibadah haji. Jadi, kalaupun Anda sampai batal melakukan ibadah haji, maka daripada Anda menyimpannya dalam bentuk uang yang berpotensi mengalami inflasi, maka koin emas ini sangat kebal dengan inflasi.
  5. Bila membeli emas bukan dari P.T. Logam Mulia, pastikan bahwa emas batangan 24 karat yang dibeli memiliki sertifikat ANTAM dengan kadar 99.99% serta nomor ID di sertifikat cocok dengan nomor di emas batangannya.
  6. Jika Anda merasa belum begitu mengerti dengan dunia per-emas-an maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan orang yang sudah ahli dalam Investasi Emas baik yang jenis perhiasan maupun jenis batangan dan selalu ikuti perkembangan ekonomi dunia, agar Investasi Emas Batangan anda berjalan dengan lancar.
Dan yang terakhir, simpan emas Anda di tempat yang aman dan tahan terhadap gangguan. Anda bisa menyimpannya sendiri di rumah menggunakan brangkas, dan jika perlu lengkapi dengan asuransi untuk berbagai macam resiko atau bila perlu menyewa SDB (safe deposit box). Tentu saja dengan perhitungan intung rugi yang bisa anda buat sendiri menyesuaikan berapa banyak emas yang anda miliki. Demikianlah. Semoga dapat bermanfaat.. []

Sunday, June 19, 2011

Prospek Bisnis Kulit Ikan Pari

Siapa yang tak kenal ikan pari yang mampu mempesona pengunjung Sea Word di kawasan Ancol? Ekor berdurinya yang panjang, menjadikan ikan pari digemari nelayan. Kulit badannya yang pipih—bak layang-layang—yang bertotol halus, ternyata juga bisa mempesona alias mendatangkan rejeki bagi orang yang jeli. Kulit ini dimanfaatkan jadi barang kerajinan. Mungkin belum banyak yang tahu, kulit ikan pari yang selama ini disia-siakan sebagai sampah, bahkan sering dianggap beracun, bisa disulap jadi dompet, tas, sabuk dan tali jam tangan plus aksesoris lain.

Memang tak mudah mengolah kulit ikan pari jadi barang kerajinan. Perlakuan untuknya tak bisa disamakan dengan kulit sapi atau kulit domba. Karena tekstur serat binatang yang satu ini lain dengan mamalia yang biasanya membujur, satu-satu. Sedangkan kulit ikan pari, teranyam dan amat padat. Struktur semacam ini membuat kulit ikan pari kuat luar biasa, sekitar dua setengah kali kekuatan kulit sapi. Sayangnya selama ini belum ada teknologi yang memadai untuk mengolah kulit ikan unik ini.

Namun, inilah justru kelebihan dari kulit ikan pari. Karena dibalik kesukaran pengolahannya, kualitas ketahanan kulit ini sangat tinggi. Kulit ikan pari terkenal anti goresan, bahkan juga anti peluru. Hingga wajarlah kalau di Jepang biasa dipakai sebagai pelapis tameng para samurai atau pelapis jaket anti peluru.

Kulit ikan pari memang sangat keras. Lapisan terluarnya mirip bintik-bintik kristal untuk melindungi tubuh sang ikan. Tekstur inilah yang biasa dimanfaatkan untuk menambah nilai eksotis produk. Ikan pari biasanya punya bintik besar berdekatan di daerah punggung. Bintik ini lebih besar dari bintik yang lain. Kalau sudah dalam barang jadi, kedua bintik inilah yang jadi mascot penggaet perhatian konsumen, dan membuat motif jadi lebih menarik.

Dari enam spesies ikan pari, selama ini hanya ada dua jenis yang lazim diolah kulitnya, yakni Trygon Sephen dan Trygon Kuhlii atau biasa dipanggil Pari Kampret dan Pari Duri. Ikan pari duri kulitnya paling istimewa, bintik besarnya tidak hanya dua, tapi banyak dan memanjang. Hingga bisa diolah menjadi sabuk dengan motif yang sangat indah.

Cara Pengolahan Kulit Ikan Pari
Sayangnya, cara pengolahan kulit ikan pari memang terkesan rumit. Prosesnya bisa dimulai dengan memisahkan kulit dari daging. Setelah ikan di cuci dan dipotong ekornya, dibuat sayatan 1-2 cm mengikuti sisik sepanjang punggung. Setelah terpisah dari dagingnya, kulit harus diawetkan dengan penggaraman.

Proses penggaraman dialakukan dengan mencuci ikan pari dengan air garam dan menaburkan garam di atas kulit sembari dikeringkan. Seluruh proses ini paling lama dilakukan satu bulan. Dilanjutkan dengan pengapuran, pembuangan kapur, pemberian enzim, pengasaman, penyamakan, penetralan, penyamakan ulang dan peminyakan. Selanjutnya, kulit yang sudah setengah jadi ini ditaburi zat kimia khusus. Polesan terakhir, dilakukan pewarnaan dengan zat pewarna khas yang bisa menyerap pada sisik padatnya. Sampai proses ini, kulit pari siap dijual sebagai kulit mentah atau dijadikan bahan baku barang kerajinan.

Proses Pengolahan Kulit Ikan Pari Jadi Barang Kerajinan
Dalam proses pembuatan dompet, biasanya dibutuhkan satu lembar kulit pari ukuran kecil. Sedangkan untuk pembuatan tas, diperlukan dua sampai tiga lembar kulit. Untuk pembuatan sabuk diperlukan empat lembar kulit, yang mata di sepanjang kulitnya harus disambung secara lurus. Potongan kulit ikan pari yang tidak terpakai pun, masih bisa dimanfaatkan sebagai barang kerajinan lain, semisal tempat korek api, gelang jam, tempat handphone, gantungan kunci dan hiasan penutup kotak.

Hal yang paling sulit dilakukan pada proses ini adalah sewaktu penjahitan, karena sisiknya harus dihilangkan supaya kulit bisa dijahit dan tidak membuat jarum patah. Bahan baku yang digunakan pun harus dihitung dengan cermat dan teliti agar tidak banyak bahan yang terbuang percuma.

Kerumitan proses produksi dari mulai pengulitan sampai menjelma barang jadi ini, tak ayal memerlukan waktu satu setengah bulan. Kerumitan ini pula yang menjadikan perajinnya belum banyak. Namun begitu, dengan sedikit ketekunan dan kesabaran, potensi pasar yang sangat besar telah siap menanti.

Analisa Margin Keuntungan
Analisa margin bisnis ini cukup menjanjikan. Dengan pembelian bahan baku, ditambah biaya pemrosesan kulit sekitar dua kali harga bahan baku, dan proses pengerjaan dengan biaya 20% dari biaya produksi, margin keuntungannya tetap menggiurkan.

Apalagi selain untuk diekspor ke beberapa Negara yang menyukai kerajinan berbahan kulit ikan pari seperti Korea, Jepang, Amerika, Australia dan juga beberapa Negara Eropa, produk yang satu ini juga sangat laku dan jadi favorit di beberapa swalayan di Jakarta, beberapa galeri kerajinan di Bali, dan juga beberapa pasar local lain.

Dengan system penjualan kontan atau konsinyasi, harga sebuah dompet kulit pari bisa mencapai Rp. 200.000. Adapun harga tas berkisar antara Rp. 350 hingga Rp. 500.000. Harga yang cukup bergengsi bukan? Dan tentu sebuah potensi besar terutama bagi nelayan tropis seperti Indonesia. Apalagi menurut data Ditjen Perikanan Departemen Pertanian, kendati tiap tahun ditangkap 20.253 ton ikan pari, habitatnya belum terganggu hingga belum perlu dilindungi. Anda tertarik untuk menggeluti bisnis yang menawarkan keuntungan menggiurkan ini?

Tuesday, March 8, 2011

Download Contoh Surat Perjanjian Penyewaan Kios

Bagi Anda yang butuh dan lagi mencari referensi tentang cara dan menyusun surat perjanjian sewa kios untuk usaha Anda, maka kali ini Kunci Finance sedikit berbagi contoh surat perjanjian penyewaan kios beserta butir-butir perjanjian di dalamnya.

Contoh Surat Perjanjian Penyewaan kios ini di susun dengan format pdf. Maka dari itu, bagi yang berminat silahkan download Surat Perjanjian Penyewaan Kios ini dengan meng-klik button download dibawah ini:



Akhir kata, semoga bermanfaat...

Friday, February 18, 2011

21 Tips Mengembangkan Kepribadian yang Menyenangkan A la W. Clement Stone

Menurut W. Clement Stone, salah satu kunci keberhasilan para niagawan sukses adalah bahwa mereka memiliki kepribadian yang menyenangkan yang membuat siapapun yang melakukan transaksi-transaksi bisnis dengan mereka selalu merasa nyaman dan puas. Dan ini sangat masuk akal sekali, karena tentu siapa pun akan sangat menyenangkan bisa berbisnis dengan orang-orang yang memiliki kepribadian yang baik, sopan, jujur dan bersahabat.

Lantas, apakah orang-orang yang memiliki kepribadian yang menyenangkan itu by default dari lahir. Tidak selalu. Kadang memang ada beberapa orang yang dilahirkan dengan kepribadian seperti itu, tapi sebagian lainnya memiliki kepribadian yang menyenangkan karena hasil dari pengembangan diri bertahun-tahun. Untuk itu, jika Anda benar-benar ingin memiliki kepribadian seperti itu, W. Clement Stone membagi tipsnya untuk pengembangan kepribadian yang menyenangkan. Ini dia tipsnya:


  1. Mulai dengan membuat daftar watak-watak kepribadian Anda. Carilah sebanyak mungkin kebaikan dan kejelekan Anda. Tanyalah pada diri sendiri: apakah orang lain pada umumnya menyukai saya? Mengapa atau mengapa tidak?

  2. Tentukanlah watak-watak yang tidak Anda sukai dan juga tidak disukai oleh orang lain dan bagaimana rencana Anda untuk mengubah watak-watak ini. Gunakanlah prinsip-prinsip kekuatan kebiasaan kosmik dan sikap mental positif untuk menggantikan watak-watak negatif dengan watak-watak yang positif.

  3. Dengarkanlah percakapan Anda sendiri. Apakah Anda memberikan kesempatan berbicara kepada orang lain, atau apakah Anda memonopoli pembicaraan?

  4. Berbaik hatilah pada orang lain. Tertariklah secara tulus kepada mereka sebagai manusia. Gunakanlah rasa ingin tahu Anda tentang orang lain, barangkali setelah Anda mengenal mereka, Anda akan menyukainya dan mudah-mudahan mereka menyukai Anda.

  5. Ingatlah, kalau Anda ingin membuat kesan yang baik, hendaklah penuh perhatian. Buatlah orang yang berbicara dengan Anda merasa bahwa dia orang yang paling penting di dunia.

  6. Pandanglah langsung pada orang yang Anda ajak bicara. Jika Anda merasa sulitu ntuk memandang matanya pandanglah pada pelipis mereka. Mereka tidak akan membedakan hal itu, dan Anda akan memberikan kesan bahwa Anda sangat memperhatikannya.

  7. Kadang-kadang mengangguklah meskipun Anda tidak setuju. Cara ini akan mendorong pembicara untuk lebih ekspresif; Anda dapat menyampaikan pandangan Anda, kalau dia sudah selesai berbicara.

  8. Jangan memotong pembicaraan. Setiap orang berhak untuk mengutarakan pendapatnya. Dengarkanlah pandangan si pembicara sebelum Anda mengutarakan pendapat Anda.

  9. Bersikaplah hormat terhadap martabat orang lain. Jangan berusaha membuat diri Anda kelihatan baik dengan mengorbankan orang lain.

  10. Jangan meremehkan prestasi dan kemampuan orang lain. Hargailah kalau prestasinya memang pantas dihargai.

  11. Jangan menyombongkan prestasi Anda sendiri. Tingkah laku berbicara lebih keras dari kata-kata.

  12. Berilah kesempatan orang lain untuk berprestasi. Kita semua akan mendapat giliran; tetaplah rendah hati bila Anda mendapat giliran.

  13. Bermurah hatilah dalam kemenangan, dan tetaplah ramah dalam kekalahan.

  14. Jangan menggunakan pujian yang berlebih-lebihan untuk mengambil muka orang lain.

  15. Hormatilah orang lain sebagai pribadi dan pada gilirannya Anda pun akan dihormati oleh orang lain.

  16. Jangan berusaha memberi kesan pada orang lain dengan kecerdasan Anda. Gunakanlah kata-kata untuk berkomunikasi, bukan untuk menunjukkan superioritas Anda.

  17. Bijaksanalah dalam memilih pokok pembicaraan untuk didiskusikan. Jangan memilih pokok pembicaraan yang kontroversial seperti agama, politik dan ras pada waktu dan tempat yang tidak tepat.

  18. Jangan bergosip atau meladeni seseorang yang mengajak bergosip. Jika Anda merasa tidak suka membela orang yang dijelek-jelekkan, ubahlah pokok pembicaraan atau menunggalkannya. Andaikanlah bahwa selalu ada dua sisi dalam setiap cerita; Anda hanya mendengarkan satu sisi saja.

  19. Jangan membuat orang lain bosan dengan cerita-cerita tentang kemalangan, masalah, atau kepentingan pribadi Anda.

  20. Jangan biarkan orang lain membuat Anda marah. Apabila Anda lepas kendali, karena seseorang membuat Anda marah, Anda harus mengendalikan reaksi Anda. Jangan biarkan hal itu terjadi.

  21. Ikutlah selalu hukum emas. Perlakukanlah orang lain, seperti Anda ingin diperlakukan oleh orang lain. Dengan begitu Anda tidak perlu menggelisahkan Apakah orang lain menyukai Anda atau tidak. Masalah terbesar Anda adalah menyediakan waktu sebanyak yang diharapkan oleh teman Anda untuk bersama dengan Anda.


Tapi ingat, meskipun suatu kepribadian yang menyenangkan akan membuat Anda dapat memperoleh sebagian atau semua yang Anda inginkan untuk saat itu, namun dalam jangka panjang, Anda tidak selamanya dapat memperoleh yang Anda inginkan, hanya karena orang menyukai Anda. Kepribadian Anda dapat membantu Anda untuk mendapatkan apa yang Anda mau, tapi kepribadian yang menyenangkan saja tidak cukup untuk menjalankan bisnis. Anda dituntut juga untuk menghasilkan sesuatu.

Friday, July 16, 2010

Cara Beternak Ikan Cupang


Salah satu usaha kecil-kecilan yang bisa dikelola dirumah dan bisa dilakukan paruh waktu antara beberapa menit sebelum pulang kerja dan dilanjutkan selepas pulang kerja salah satunya adalah beternak atau budidaya ikan cupang aduan. Kenapa ikan cupang? Karena ikan cupang relatif tidak terlalu rewel dengan makanan dan juga lumayan kebal terhadap penyakit jadi lebih mudah di budidayakan, dan yang lebih penting lagi, budidaya ikan cupang ini tak memerlukan lahan yang luas.

Untuk beternak ikan cupang ini yang perlu Anda lakukan hanyalah menyediakan beberapa bak semen atau ember, akuarium ukuran sedang dan sejenisnya. Lantas bagaimana gambaran singkatnya agar menjadi pembudidaya ikan cupang yang berhasil? Dibawah ini Kunci Finance akan coba membagi pengalaman dengan kawan semua tentang cara dan seluk beluk pembudidayaan ikan cupang aduan..

Yang pertama-tama harus Anda lakukan adalah mencari indukan ikan cupang yang sehat dan unggul. Untuk mendapat indukan ikan cupang yang baik ciri-ciri yang harus Anda perhatikan antara lain adalah:

1. Ciri-ciri indukan ikan cupang pejantan yang bagus:


  • Warna ikan menarik (mengkilap) dan mulus

  • Sirip memanjang dan pada bagian ujung sirip berwarna kemerahan dengan bentuk menyerupai sisir halus

  • Berumus sekitar 4 bulanan

  • Gerakan ikan agresif dan lincah


2. Ciri-ciri indukan ikan cupang betina yang bagus:

  • Bentuk badan lebih gemuk

  • Warna ikan sedikit kusam

  • Bentuk sirip lebih pendek (buden) dibanding pejantan

  • Berumur sekitar 4 bulan dan siap kawin

  • Terdapat bulatan putih disekitar perut yang menandakan bahwa betina telah siap untuk dibuahi


Setelah indukan ikan cupang yang baik dan siap dikawinkan ini didiamkan dalam akuarium ukuran kecil selama satu hari satu malam dan ditutupi bagian atasnya dengan kain sedikit transparan, maka langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan tempat yang nantinya akan digunakan sebagai media pemijahan indukan. Tempat pemijahan yang bisa Anda gunakan adalah akuarium berukuran sedang dengan ukuran kurang lebih sekitar 100 x 40 x 50 cm. Wadah / akuarium inilah yang akan kita gunakan sebagai tempat penetasan telur indukan betina setelah pada malam sebelumnya telah dibuahi oleh indukan betina.

Setelah telur-telur tersebut telah keluar dan menempel pada sarang yang telah disiapkan oleh induk jantan, maka langkah selanjutnya adalah mengangkat sang betina untuk dipisahkan dengan telur-telurnya karena jika tidak indukan betina ini biasanya akan memakani telurnya sendiri. Biarkan hanya indukan jantan saja yang ada di akuarium tersebut sampai telur-telur tersebut menetas.

Setelah semua telur menetas dan anakan (burayak) ikan cupang ini telah seluruhnya terlepas dari kuning telurnya dan sudah dapat berenang sendiri maka kita harus segera memindahkan anakan beserta induk jantan ke dalam wadah yang lebih besar agar pertumbuhan anakan lebih cepat dan lebih mudah dikontrol. Setelah dipindahkan ke tempat yang lebih besar, dan karena kuning telur yang menempel di tubuh anakan selaku makanan telah sepenuhnya hilang maka pada fase ini kita harus memberi makan anakan itu dengan makanan berupa kutu air dan sesekali cacing rambut agar pertumbuhan ikan lebih cepat.

Oh iya, demi pembesaran optimal anakan sebaiknya tiap seminggu sekali anakan ikan tersebut dipindahkan ke tempat yang baru dan lebih besar ukurannya. Intuk makanan ikan berupa kutu air bisa Anda budidayakan sendiri atau dengan mencari di selokan-selokan yang airnya menggenang.

Panen
Setelah anakan ikan telah mencapai umur setengah hingga 1 bulan sebaiknya ikan-ikan tersebut dipindahkan ke dalam botol atau topeles kecil masing-masing karena pada umuran ini insting kanibal ikan cupang mulai berkembang dan berkelahi satu sama lain. Dengan memiliki wadah-wadah tersendiri disamping untuk menghindari perkelahian pada seumuran ini kita bisa menyeleksi mana ikan yang baik dan tidak yang nantinya bisa kita gunakan sebagai indukan. Nah, setelah umur ikan telah mencapai 2 bulan dan memiliki panjang badan sekitar 4 hingga 5 cm, ikan pun siap dipasarkan. Oh iya, yang perlu Anda perhatikan, dalam penempatan ikan-ikan tersebut dalam botol atau topless usahakan posisi masing-masing topeless berderet agar ikan dapat melihat satu sama lain dan dengan begitu sirip ikan cupang tersebut bisa mengembang dan berwarna indah karena saling menantang satu sama lain.

Gambar diambil dari Wikipedia

Thursday, June 24, 2010

Tiga Tradisi Etnis China dalam Membangun Bisnis

Dalam mengembangkan usaha perdagangannya Etnis Cina berpegangan kepada tiga nilai yang dijadikan dasar atau pedoman Etnis Cina dalam menjalankan usahanya. Tiga nilai tersebut sebagai penentu prilaku bisnisnya yaitu :

1. Hopeng
Hopeng adalah filosofi Etnis China untuk menjaga hubungan baik dengan mitranya, baik kepada relasi bisnisnya maupun kepada konsumen. Relasi menjadi sangat penting dan memegang peranan yang paling besar untuk bisnis yang dijalankan karena sebagian besar perusahaan Cina dalam mengepalai suatu kongsi atau perseroan adalah menggalang kerjasama dengan sesama anggota keluarga. Hopeng merupakan salah satu untuk mengurangi dagang yang sering kali bersifat sangat spekulatif.

2. Hongsui
Hongsui adalah sebuah kepercayaan Etnis China pada faktor-faktor yang menunjang nasib baik dan buruknya suatu usaha. Hongsui ini biasanya berhubungan dengan tempat usaha, tata letak, wilayah dan sebagainya yang sesuai dengan keberuntungan. Ini memang wilayah sugesti, tapi bukan berarti sepenuhnya takhayul karena bagaimana pun juga adanya ramalan-ramalan mengenai tempat dan tata letak membuat Etnis China menjadi sangat berhati-hati dan waspada yang ada gilirannya masyarakat Etnis Cina dituntut agar lebih berhasil menyiasati ramalan-ramalan dan berusaha memahami aturan-aturan yang terdapat didalamnya.

3. Hokkie
Hokkie yaitu peruntungan nasib baik. Para pengusah Etnis Cina memegang suatu konsep pengelolaan resiko yang diatasi dengan melakukan suatu pengeloalaan. Nasib atau takdir melalui hongsui sehingga terlihat bahwa hokkie lebih merupakan sugesti semata karena dunia sangat menantang. Nasib baik memang tak selalu datang menghampiri setiap orang, maka dari itu untuk mendapat peruntungan baik orang harus bisa mensiasati keadan agar kemudian nasib baik itu menghampiri. Hokkie berhubungan dengan Hongsui meski tak selalu, untuk itu demi mendatangkan nasib baik hal pertama yang biasanya dilakukan Etnis China adalah memperbaiki Hongsui, pun begitu sebaliknya.

Perilaku bisnis mereka terbentuk oleh kebisaan berabad-abad. Ini menyebabkan mereka menciptakan manajemen yang khas, dimana saja meraka tinggal. Tetapi sementara itu mereka tidak akan kaku bilamana harus mengubah diri mereka sebagai mana mestinya keadaannya. Ciri yang konon terbentuk oleh kebisaan berabad-abad itu antara lain, terlihat pada perusahaan mereka yang lazimnya adalah perusahaan keluarga. Sedangkan kekayaan yang mereka himpun sebagian besar hanya beredar diantara anak dan keturunannya mereka sendiri. Ini menyebabkan orang luar sulit memanfaatkan kekayaan itu. Tertarik untuk menjalankan bisnis a la Etnis China?

Thursday, May 27, 2010

Bisnis Musiman yang Menjanjikan

Bisnis musiman konon tidak jangka panjang dan hanya terbatas pada ketika event atau sebuah perayaan berlangsung. Tapi, meskipun begitu, jika kita tahu tips and triks-nya bisnis ini cukup menjanjikan dan memiliki profit yang tak sedikit. Mungkin ada beberapa orang yang tidak begitu ngeh dengan maksud dari bisnis musiman itu. Bisnis musiman adalah sebuah bisnis yang dilakukan hanya ketika ada event-event tertentu yang menyedot banyak animo masyarakat seperti Pemilu, Piala Dunia, Piala Eropa, 17 Agustusan, PRJ, Grebeg Mulud dan sebagainya. Lantas apa saja yang bisa dijual di arena atau tempat ketika event ini berlangsung. Banyak sekali, seperti kaos bertema event tersebut, mascot dan aksesoris, dan sebagainya.

Apa saja yang harus dilakukan jika Anda ingin berbisnis musiman ini? Ini dia beberapa tips and triks bisnis musiman yang bisa Anda terapkan.

1. Tidak hanya ikut-ikutan
Jangan pernah menjual sesuatu seperti orang kebanyakan menjualnya. Berikan sentuhan pribadi yang membuat produk yang Anda jual berbeda dengan produk-produk yang ada di tempat itu. Contoh, ketika di event Piala Dunia yang sebentar lagi tiba, ketika orang lain lebih fokus menjual kaos tim Piala Dunia maka agar berbeda Anda bisa menjual Kaos Karikatur pemainnya. Lebih tahan lama dan juga unik. Jika Anda menjual apa-apa seperti yang mereka jual, produk Anda akan tenggelam dan tidak memiliki 'daya tendang' di waktu-waktu mendatang. Ingat, meski ini merupakan bisnis musiman yang ramai hanya ketika event berlangsung tapi bukan berarti produk Anda tidak bisa lagi di jual ketika event tersebut berakhir. Untuk itu, jadilah berbeda. Istilahnya jangan jadi 'produk koden' yang hanya ikut menyemarakkan perayaan dan euphoria dari suatu event, setelah itu dilupakan. Kenapa harus berbeda? Karena biasanya event tersebut selalu rutin digelar tiap tahunnya. Dan jika memang seperti itu, dengan berbeda dan khasnya produk Anda maka ketika perayaan tersebut kembali digelar maka produk Anda akan menjadi produk yang paling mereka ingat.

2. Jaga kualitas produk
Salah dua yang menentukan berhasil tidaknya suatu produk ketika dilempar ke pasaran adalah standar mutu dari produk tersebut. Jadi, sekali lagi meski ini hanya bisnis musiman bukan berarti produk yang Anda jual harus asal-asalan. Laku mungkin iya, tapi tidak akan jangka panjang. Produk Anda bisa jadi hanya laku di hari pertama setelah itu "selamat, Anda menjadi penonton saja."

3. Bidik pasar Anda
Nah, yang ketiga adalah pasar seperti apa yang ingin Anda bidik. Apakah untuk anak-anak, ABG, wanita, pria, orang tua dan sebagainya. Jika Anda sudah tahu pasar seperti apa yang Anda tuju tentu akan lebih mudah untuk membuat atau mendesain sesuai dengan pasar yang Anda tuju. Meski kalimat "untuk semua pasar" itu terdengar gagah dan lebih menjanjikan keuntungan dalam beberapa event tertentu hal itu malah akan menjadi boomerang bagi bisnis Anda. Kenapa? Karena hal itu hanya akan membuat bisnis Anda kelewat banyak competitor. Spesifikkan pasar Anda kemudian fokuslah hanya pada pangsa yang Anda tuju.

4. Kerjasama dengan panitia
Jika memungkinkan, khusus untuk even-even sedang dan menengah (event besar pun tak masalah sebenarnya tapi untuk menembusnya biasanya akan memerlukan birokrasi yang tak gampang) dekati panitia dan bekerja samalah dengan mereka untuk menjual produk Anda. Mungkin produk Anda akan jadi lebih mahal tapi asal tak kelewat mahal saya pikir tak masalah. Kenapa? Karena sesuatu yang datang dari panitia itu biasanya lebih banyak diminati konsumen karena dinilai lebih orisinil dan resmi.

Sementara empat point ini dulu, atau mungkin ada yang mau menambahkan? Akhir kata, selamat berbisnis dan meraih keuntungan berlipat dari bisnis musiman ini. Good luck...

Template by - Abdul Munir - 2008